Friday, July 4, 2008


Bukankah kita tidak akan merasa kehilangan untuk sesuatu yang tidak kita miliki?
Dia memang dekat denganku tapi dia tidak ingin terikat denganku
Terlalu banyak pintu yang tertutup
Dia tidak ingin aku tahu terlalu banyak tentang dia
Bukannya aku tidak peduli tapi aku mencoba untuk menghormati privasi dia
meski siapapun yang berada diposisiku pasti akan mengatakan aku sakit jiwa

Bagiku dia memberikan warna dalam hidupku
bukankah pelangi itu terlihat lebih indah
dibandingkan monochrom???
I believe someday he will missed me.
dan disaat itu aku yakin aku sudah tidak ada didekatnya.
Dedicated for someone that i never belong to...

3 komentar:

free7 said...

If you fill your heart with regrets of yesterday and the worries of tomorrow, you have no today to be thankful for....hehehe kangen aku dg puisimu nak

Unscientific said...

dear papa,
you already become my loyal reader...
orang sekeren papa masih mau baca blog aku...feel honour pa...

free7 said...

"orang sekeren papa"...? . menghibur apa menghina neh ...hehe